Pages

Rabu, 30 Maret 2016

ALVI HADI SUGONDO "LAMPUNG MASIH KEKURANGAN RUMAH SAKIT"

Ada yang menarik dari mantan Menteri Kesehatan RI, dr. Nafsiah Mboi ( kini menteri kesehatan 2016 bernama Prof. Dr. dr. Nila Djuwita Anfasa Moeloek SpM ) tentang jumlah rumah sakit di Lampung.

 Menurutnya, Lampung masih kekurangan rumah sakit. Menteri kesehatan itu menekankan kepada Pemprov Lampung untuk segera menambahkan rumah sakit disetiap daerah agar masyarakat tidak kekurangan rumah sakit. Setidaknya itu laporan tahun 2013 lalu.

Kini, Lampung semakin baik, setidaknya jumlah rumah sakit sudah bertambah dari waktu ke waktu. Hal ini karena Pemrov Lampung makin memprioritaskan kesehatan sebagai tulang punggung perekonomian daerah sehingga pembangunan rumah sakit sebagai bagian dari hal yang diprioritaskan lebih dulu.

Apa artinya jika suatu provinsi memiliki fasilitas rumah sakit yang memadai? Tentu saja, kualitas kesehatan warga di daerah tersebut menjadi lebih baik, dan ini menjadi modal terbesar sumber daya manusia yang bisa menggerakkan roda ekonomi di daerah tersebut.

Dengan tercukupinya jumlah rumah sakit sebagai pusat pelayanan kesehatan maka bisa dikatakan daerah tersebut cukup syarat untuk menjadi daerah yang berpotensi sejahtera. Sebaliknya, jika dalam satu provinsi masih kekurangan rumah sakit, maka dipertanyakan kualitas kesehatan daerah tersebut.

Apalagi jika menghadapi wabah penyakit menular, misalnya wabah demam berdarah (DBD) dan penyakit menular yang lain, maka peran rumah sakit menjadi sangat penting, karena jika kekurangan rumah sakit, bisa mengancam keselamatan banyak orang.

Bandar Lampung kini makin meningkatkan kualitas rumah sakit. Ini bisa dilihat dari pertumbuhan rumah sakit dari waktu ke waktu yang kian hari makin bertambah. Walau pertambahannya belum signifikan, namun sudah menunjukkan progress yang baik.

Rumah sakit adalah benteng kesehatan suatu wilayah. Jika bentengnya banyak, maka kualitas warga di daerah itu akan makin bagus. Namun jika kekurangan rumah sakit, bisa ditebak berapa angka kesehatan warganya setiap saat, pasti akan rendah. Belum lagi jika terkena wabah menyakit menular serta terkena bencana alam, maka akan banyak korban yang tak berdosa akibat kekurangan fasilitas kesehatan.

http://karyapratama.co.id

Selasa, 29 Maret 2016

ALVI HADI SUGONDO "TURBIN LISTRIK BUATAN WARGA PEKON SIDOMUKTI LAMPUNG BARAT SUKSES MEMBERIKAN LISTRIK SEJAK TAHUN 2008"



Inovasi tiada henti, adalah prinsip para warga Pekon Sidomukti Lampung Barat ini. Kendati lokasi pedesaannya masih jauh dari jangkauan pelayanan PLN Negara, sejumlah warga , tepatnya 40 kepala keluarga di Kecamatan Bandarnegeri Suoh Kabupaten Lampung Barat menciptakan sumber pembangkit listrik tenaga air.

Inovasi semacam inilah yang membuat Negara kita maju, karena mereka selalu mencari solusi baru ditengah krisis energy listrik Negara yang selama ini menjadi isyu nasional. Lampung Barat sudah membuktikan, berkat temuan inovatif maka kebutuhan akan listrik sudah mulai teratasi, walau masih dalam keterbatasan.

Ternyata, turbin listrik yang diciptakan itu sudah aktif sejak tahun 2008 lalu, dan ini sangat membanggakan, karena ditengah keterbatasan fasilitas desa, masih ada warga Lampung Barat yang berinisiatif untuk membuat sumber listrik mandiri tanpa bergantung pada perusahaan listrik Negara.

“Kalau dibandingkan dengan langganan listrik pada umumnya biaya yang kami gunakan untuk kebutuhan listrik terbilang cukup murah karena sistem pembayaran yang fleksibel,”ungkap Tono Arisya

Menurut Tono, biaya iuran turbin listrik ini setiap kepala keluarga adalah Rp 50.000 per panen atau Rp 5000 per bulan. Namun jika peralatan turbin listrik rusak, maka semua anggota wajib patungan untuk memperbaiki turbin listrik tersebut. Konsep ekonomi berbagi yang menarik dan layak ditiru.

Turbin listrik karya warga Lampung Barat ini layak diacungkan jempol karena bisa memenuhi kebutuhan listrik 40 kepala keluarga di desa itu dan itu sudah berlangsung sejak tahun 2008 lalu. Ini artinya, teknologi listrik turbin bisa diandalkan untuk masa kini dan akan datang. Jika mendapat bantuan dana lebih, pastinya warga Lampung Barat ini pasti bisa lebih efektif mengembangkan listrik turbin.

Listrik turbin yang bersumber dari arus sungai Campursari itu masih cukup memadai untuk memenuhi kebutuhan listrik para warga, namun tentu saja ada beberapa kendala yang selama ini mereka rasakan, salah satunya karena kestabilan arus listrik yang dihasilkan dari turbin listrik itu kurang baik hingga para warga harus membeli stabilizer untuk menstabilkan tegangang listrik yang cenderung naik dan turun.

Tapi, terlepas dari kekurangan dan kelebihan inovasi listrik turbin tenaga air sungai ini, warga Lampung Barat khususnya  warga Pekon Sidomukti layak diacungkan jempol, karena berkat inovasi mereka bisa memberi inspirasi bagi daerah lain yang masih tertinggal untuk meniru langkahnya. Salam inovasi.    

http://karyapratama.co.id

Senin, 28 Maret 2016

ALVI HADI SUGONDO "RUMAH MURAH DP CUMA 1% DARI HARGA RUMAH DI LAMPUNG, BURUAN BORONG RUMAH SEKARANG"


Alvi Hadi Sugondo berkata, wow khabar gembira bagi warga Lampung lagi, karena ada program rumah murah yang sangat terjangkau. Program ini dikeluarkan oleh kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat dan diberlakukan serentak di seluruh Bank BTn d jalan Woltermonginsidi, di Kota Bandar Lampung. Program rumah murah bagi warga Lampung merupakan kerjasama yang saling menguntungkan antara kementerian pekerjaan umum dengan pihak terkait, dan ini menimbulkan dampak yang sangat positif bagi pertumbuhan property di Lampung dan sekitarnya.

"Kita tahu bahwa rumah merupakan kebutuhan dasar setiap keluarga. Dan menjadi keharusan bagi kepala rumah tangga untuk memberikan rumah bagi keluarganya. Tapi harus diakui, biaya pembelian rumah sangat mahal, karena itu perlu kerja keras untuk membeli rumah" ujar Alvi Hadi Sugondo

Dengan adanya kerjasama ini maka akan menjadi kemudahan bagi banyak kepala rumah tangga yang berada di daerah lampung dan sekitarnya. Menurut Adi Anggono, pemerintah melaksanakan program rumah murah ini serentak di 18 daerah di seluruh Indonesia. Dan harapannya akan tercipta bukan hanya 1 juta rumah murah tapi 2 juta rumah yang bisa dibeli oleh warga Lampung ini.

"Mengapa program rumah ini menjadi sesuatu yang menggembirakan? Karena secara pembelian, sangat terjangkau dan pasti banyak kepala rumahtangga yang mampu, karena uang muka rumah tersebut hanya 1 % dari nilai rumah, dan suku bunganya 5% bisa dicicil selama 20 tahun" ujar Alvi Hadi Sugondo


Program rumah murah bagi warga Lampung memberikan angin segar yang pasti untuk mereka yang merindukan belum punya rumah sendiri, dan ini sudah dilaksanakan karena adanya bantuan dari pemerintahan melalui menteri pekerjaan umum. Untuk masa yang akan datang,Lampung dan para pihak terkait terus menggelontorkan program-program terbaiknya untuk warga dan yang jelas bisa dijangkau oleh warganya. Kita tunggu saja apa gebrakan selanjutnya dari kota Lampung ini.

Minggu, 27 Maret 2016

ALVI HADI SUGONDO "CCTV MULAI DIPASANG DI BERBAGAI SUDUT KOTA LAMPUNG"



Alvi Hadi Sugondo berkata, sejak Pelabuhan Penyeberangan Bakauheni, Lampung Selatan terpasang lebih dari 70 CCTV di berbagai titik strategis, angka kejahatan semakin menurun. 

Alvi Hadi Sugondo berkeyakinan, projek ini seharusnya menjadi model baru bagaimana menangkal berbagai tindak criminal bagi kota lain, karena dengan bantuan CCTV akan terlihat apa yang sebenarnya terjadi dilapangan, walau dipantau dari kantor pusat.

"Lampung memang terkenal dengan tingkat kriminalitasnya sejak jaman dulu. Namun, seiring dengan waktu, kota Lampung semakin berbenah. Dan tingkat krinimalitas dari waktu ke waktu sudah semakin menurun. Apalagi dengan adanya CCTV ini, pasti makin rendah tingkat kejahatan di kota ini" ujar
Alvi Hadi Sugondo.

Mengapa harus CCTV untuk memonitoring tindak kejahatan? CCTV atau lebih dikelan dengan nama closed circuit television merupakan teknologi terbaru untuk menampilkan gambar dari hasil shooting kamera khusus yang dipasang disuatu lokasi tertentu. Dengan adanya CCTV ini, petugas keamanan tidak perlu berada dilokasi rawan kejahatan, tapi cukup memonitoring kondisi disana melalui sebuah layar tv.

"Lampung kini banyak dipasang CCTV, setelah sukses menekan angka kejahatan di Pelabuhan Penyeberangan Bakauheni, Lampung Selatan beberapa waktu lalu. Dan pada kenyataannya, pelaku tindak kejahatan pun akan berpikir dua kali saat akan melancarkan aksi kejahatannya ketika terpantau kamera CCTV" ujar Alvi Hadi Sugondo.

Kini, di kota Lampung sudah banyak dipasang CCTV. Mulai dari di lokasi pasar (pusat perbelanjaan), hotel, public area,  jalan protocol hingga daerah yang rawan kriminalitas. Tentu saja, pemasangan CCTV ini idealnya tidak terlihat mata, karena jika terlihat maka efeknya menjadi kurang efektif.

CCTV bukan hanya berfungsi untuk monitoring keamanan saja tapi juga sudah merambah kepada dunia medis, monitoring keluarga, keamanan lingkungan serta rumah ibadah. Semua memerlukan CCTV sebagai alat untuk memonitoring kondisi dari jarah jauh. 

http://karyapratama.co.id


Jumat, 25 Maret 2016

WARGA LAMPUNG DAPAT JASA LAYANAN PENGIRIMAN GRATIS KE SELURUH INDONESIA



KARYA PRATAMA, DISTRIBUTOR ALAT KESEHATAN
Khabar gembira bagi pebisnis online di Lampung. Ternyata, ada layanan ongkos gratis ke seluruh Indonesia dengan batas waktu yang belum ditentukan. Layanan ini bisa berupa dokumen, barang hingga paket makanan. Semua gratis tanpa biaya apapun.

Sejak adanya layanan jasa kirim gratis, perkembangan bisnis online di Lampung sangat pesat. Banyak warga yang memanfaatkan peluang emas ini untuk mengaktifkan jasa kirim barang via delivery, toh jasa kirimnya gratis.

Adalah Shopee, sebuah aplikasi mobile marketplace yang berani menerapkan konsep jasa kirim barang gratis di Kota Lampung ini. Bahkan tak tanggung-tanggung, pengiriman barangnya hingga ke seluruh Indonesia.

Ternyata, program kirim barang gratis ini mulai digalakkan sejak Februari 2016 lalu, dan sampai kapan batas akhirnya masih belum ditentukan. Semoga bisa diperpanjang hingga setahun, agar pebisnis online di Lampung makin merasakan murahnya biaya bisnis mereka, karena pengirimannya sudah gratis.

“Program ini mendorong pertumbuhan jumlah transaksi antara penjual dan pembeli di Shopee dan hal tersebut sejalan dengan keinginan JNE untuk turut berperan aktif mendukung e-commerce di Indonesia. JNE sebagai pemegang peranan penting dalam proses e-commerce, berkomitmen untuk terus meningkatkan kualitas pelayanannya sehingga pelanggan dapat semakin nyaman dalam melakukan aktifitas jual-beli online di Shopee. Kami siap untuk terus mendukung Shopee dalam pengiriman-pengiriman berikutnya ke seluruh penjuru nusantara,” ungkap Mohamad Feriadi, Presiden Direktur JNE.

Menurut Alvi Hadi Sugondo, layanan pengiriman gratis adalah sebuah upaya marketing yang cukup efektif untuk menarik perhatian market. Dengan teknik ini, banyak market yang tadinya tidak tahu suatu layanan jasa pengiriman, langsung tahu dan mendapatkan sensasi pengalaman yang menyenangkan.

“Bagia pebisnis lain, sebaiknya tiru cara pemasaran ini, karena sudah terbukti efektif untuk menarik prospek baru dan melipatgandakan dari waktu ke waktu. Apalagi biaya untuk pengiriman itu tak seberapa disbanding potensi yang akan diterima di masa akan datang, hitung-hitung untuk biaya promosi” ujar Alvi Hadi Sugondo, pemilik alat distributor kesehatan Karya Pratama, terbesar di Indonesia.

 Harus diakui bahwa pemasaran online memang sangat efektif sejauh ini, karena bisa menjangkau market yang jauh secara geografis dan lebih efektif dalam hal pengantaran barang. Apalagi dengan adanya program layanan pengiriman gratis ini, makin seru saja persaingan bisnis online di kota Lampung. Semangat !



http://karyapratama.co.id

ALVI HADI SUGONDO"BEROBAT GRATIS BAGI WARGA TAK MAMPU DAN MAMPU, KHUSUS WARGA ASLI BANDAR LAMPUNG"



Ternyata bukan hanya Jokowi dan Ahok saja yang memiliki gagasan berobat gratis untuk warganya, tapi di Bandar Lampung juga sudah menerapkan program berobat gratis, dan ini sejak tahun 2015 lalu. Hebatnya lagi, kalau Kartu Jakarta Sehat made in Jokowi khusus untuk warga tak mampu, di Bandar Lampung, yang kaya juga berobat gratis, tapi kelas III.

Berita baik ini semoga bisa ditiru oleh pemerintah daerah yang lain, yaitu memberikan fasilitas berobat gratis bagi warganya, baik warga tak mampu maupun warga yang mampu. Mengapa harus begitu? Karena tidak adil saja kalau warga tak mampu menikmati fasilitas berobat gratis, padahal warga yang mampu juga membayar pajak.

"Bandar Lampung akan menjadi salah satu kota paling bagus tingkat layanan kesehatannya, karena didukung oleh komitmen pada pemerintah daerah dan pihat terkait, sehingga selalu melahirkan program-program kesehatan yang berkualitas" ujar
Alvi Hadi Sugondo.

Bandar Lampung kini makin berbenah. Dengan adanya program berobat gratis ini, sangat diharapkan masyarakat Bandar Lampung makin sadar akan pentingnya menjaga kesehatan. Memang, berobat disana gratis, tapi kesehatan tetap nomor satu diatas segalanya. Karena jika sudah sakit, belum tentu obat atau uang bisa menyelamatkan nyawa kita.


Kepala Bagian Humas Pemkot Bandar Lampung, Paryanto,mengatakan pihaknya akan memulai pelayanan berobat jalan dan rawat inap secara gratis mulai tahun 2015. "Rawat inap gratis di kelas III selama lima hari di seluruh rumah sakit pemerintah dan swasta," ujar Paryanto.

Fasilitas berobat gratis adalah salah satu program pemerintah daerah kota Bandar Lampung untuk meningkatkan kualitas kesehatan penduduk Bandar Lampung. Berobat dan rawat inap gratis khusus warga kota Bandar Lampung ini, akan dilayani di rumah sakit pemerintah dan swasta, puskesmas, puskesmas pembantu, dan pos kesehatan kelurahan.

"Pengobatan gratis ini sangat efektif jika di Bnadar Lampung juga dibangun sarana dan prasarana kesehatan, seperti puskesmas, rumah sakit hingga klinik dokter" ujar Alvi Hadi Sugondo.
Untuk mendapatkan berobat gratis, warga Bandar Lampung wajib membawa KTP untuk bukti diri bahwa mereka benar-benar warga asli Bandar Lampung. Karena disana banyak sekali warga lain yang datang dan tinggal menetap dalam waktu lama di kota Bandar Lampung yang besar dan sedang dalam proses membangun itu.